<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1866965558882344311</id><updated>2011-07-29T00:46:20.388+07:00</updated><category term='dakwah watabligh'/><category term='cerpen islam'/><category term='tarjim'/><category term='Ghuluw'/><title type='text'>Kumpulan Artikel Islam</title><subtitle type='html'>Fiqih sunah|Kisah Sahabat|Fadhillah Amal|Tibbun Nabawi| Galery Kaligrafi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.masjalal.co.cc/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Abiopick</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11213603474417859444</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1866965558882344311.post-273952655049338738</id><published>2011-04-18T10:11:00.001+07:00</published><updated>2011-04-18T10:11:29.856+07:00</updated><title type='text'>Gundah</title><content type='html'>Q ingin rasa itu kembali hadir,mengisi stiap relung ketidakberdayaanQ&lt;br /&gt;Bangkitkan jiwa yg tlah lama terpuruk mati oleh dasyatnya bujuk rayu duniawi.antara 2 bisikan Qtertduduk menatap dan berharap datangnya pertolongan dari Dzat mempunyai kehendak.&lt;br /&gt;Izinkan aku Ya Rabb menatap kembali keindahan dan keperkasaan-Mu agar terobat semua gundah dan nestapa yang mengguncang jiwa,Rangkullah aku dalam Cinta dan Kasih-Mu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1866965558882344311-273952655049338738?l=www.masjalal.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masjalal.co.cc/feeds/273952655049338738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2011/04/gundah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/273952655049338738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/273952655049338738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2011/04/gundah.html' title='Gundah'/><author><name>Abiopick</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11213603474417859444</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1866965558882344311.post-6942012921086467376</id><published>2010-04-19T17:17:00.000+07:00</published><updated>2010-04-19T17:17:10.425+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah watabligh'/><title type='text'>Nasehat Rosululloh kepada Aisyah R.a</title><content type='html'>Aisyah r.a meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda “&lt;i style="color: blue;"&gt;Hai Aisyah, aku  nasihatkan kepada kamu. Hendaklah kamu sentiasa mengingat nasihatku ini.  Sesungguhnya kamu akan sentiasa di dalam kebajikan selama kamu  mengingati nasihatku ini…”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi nasihat Rasulullah s.a.w tersebut bolehlah dirumuskan seperti  berikut: Hai, Aisyah, peliharalah diri kamu. Ketahuilah bahwa sebagian  besar daripada kaum kamu (kaum wanita) adalah menjadi kayu api di dalam  neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara sebab-sebabnya ialah mereka itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tidak dapat menahan sabar dalam menghadapi kesakitan (kesusahan),  tidak sabar apabila ditimpa musibah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak memuji Allah Ta’ala atas kemurahan-Nya, apabila dikaruniakan  nikmat dan rahmat tidak bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengkufurkan nikmat; menganggap nikmat bukan dari Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Membanyakkan kata-kata yang sia-sia, banyak bicara Yang tidak  bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Wahai, Aisyah, ketahuilah :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a) Bahwa wanita yang mengingkari kebajikan (kebaikan) yang diberikan  oleh suaminya maka amalannya akan digugurkan oleh Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b) Bahwa wanita yang menyakiti hati suaminya dengan lidahnya, maka pada  hari kiamat, Allah menjadikan lidahnya tujuh puluh hasta dan dibelitkan  di tengkuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c) Bahwa isteri yang memandang jahat (menuduh atau menaruh sangkaan  buruk terhadap suaminya), Allah akan menghapuskan muka dan tubuhnya Pada  hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d) Bahwa isteri yang tidak memenuhi kemahuan suaminya di tempat tidur  atau menyusahkan urusan ini atau mengkhiananti suaminya, akan  dibangkitkan Allah pada hari kiamat dengan muka yang hitam, matanya  kelabu, ubun-ubunnya terikat kepada dua kakinya di dalam neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(e) Bahwa wanita yang mengerjakan sholat dan berdoa untuk dirinya tetapi  tidak untuk suaminya, akan dipukul mukanya dengan sholatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(f ) Bahwa wanita yang dikenakan musibah ke atasnya lalu dia  menampar-nampar mukanya atau merobek-robek pakaiannya, dia akan  dimasukkan ke dalam neraka bersama dengan Isteri nabi Nuh dan isteri  nabi Luth dan tiada harapan mendapat kebajikan syafaat dari siapa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(g) Bahwa wanita yang berzina akan dicambuk dihadapan semua makhluk di  hadapan neraka pada hari kiamat, tiap-tiap perbuatan zina dengan lapan  puluh kali cambuk dari api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(h) Bahwa isteri yang mengandung ( hamil ) baginya pahala seperti  berpuasa pada siang harinya dan mengerjakan qiamullail pada malamnya  serta pahala berjuang fi sabilillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(i) Bahwa isteri yang bersalin ( melahirkan ), bagi tiap-tiap kesakitan  yang dideritainya diberi pahala memerdekakan seorang budak. Demikian  juga pahalanya setiap kali menyusukan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(j) Bahwa wanita apabila bersuami dan bersabar dari menyakiti suaminya,  maka diumpamakan dengan titik-titik darah dalam perjuangan fisabilillah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ahlia-ahlia (isteri-isteri) kita dapat mengambil nasihat Nabi  pada Aisyah ini di dalam kehidupan mereka. Namun kita sebagai suami  hendaklah selalu mendoakan agar ahli-ahlia (isteri-isteri) kita bersifat  seperti isteri-isteri Nabi saw serta kita hendaklah juga selalu  memaafkan kesalahan dan kesilapan mereka. Pernah seorang lelaki  mendatangi Umar r.a untuk mengambil pandangan berkaitan masaalah  isterinya yang banyak bersongeh dan berleter. Setelah sampai didapati  isteri Umur r.a pun seperti isterinya suka bersongeh dan berleter. Lalu  ia pun meninggalkan Umar r.a. Setelah berjalan beberapa langkah Umar r.a  menyedari lalu memanggil lelaki itu datang semula menghampirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diterangkan maksud kedatangannya lalu Umar r.a pun berkata,:&lt;i style="color: blue;"&gt;  "Siapa mereka, mereka adalah isteri kita. Mereka mendidik dan memelihara  anak-anak kita. Merekalah yang menjaga harta benda kita. Mereka memasak  makanan serta membasuh pakaian kita. Dan yang lebih penting mereka  memelihara kita dari terjebak dengan zina. Sedikit kesilapan dan  kesalahan mereka maafkanlah"&lt;/i&gt;. Lalu lelaki itu pun pulang dengan perasaan Lega dan  puas dengan nasihat Umar r.a.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1866965558882344311-6942012921086467376?l=www.masjalal.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://takaza.blogspot.com' title='Nasehat Rosululloh kepada Aisyah R.a'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masjalal.co.cc/feeds/6942012921086467376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2010/04/nasehat-rosululloh-kepada-aisyah-ra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/6942012921086467376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/6942012921086467376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2010/04/nasehat-rosululloh-kepada-aisyah-ra.html' title='Nasehat Rosululloh kepada Aisyah R.a'/><author><name>Abiopick</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11213603474417859444</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1866965558882344311.post-8888190633239657311</id><published>2010-04-19T16:58:00.001+07:00</published><updated>2010-04-19T17:06:40.563+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tarjim'/><title type='text'>Mari Memakai Jilbab</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di jaman sekarang ini, Alhamdulillah sudah banyak kita lihat&amp;nbsp;  para muslimah yang berjilbab. Semoga ini menjadi bukti kesadaran para  muslimah akan perintah Alloh ta’ala sebagaimana tersebut dalam firmannya  dalam surat An Nur: 31 :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: #ffd966;"&gt;&lt;i&gt;“Katakanlah kepada wanita beriman, hendaklah  mereka menahan pandangan mereka, memelihara kemaluan mereka dan jangan  menampakkan perhiasan mereka kecuali apa yang biasa nampak. Hendaklah  mereka menutupkan khimar mereka ke dada mereka; dan jangan menampakkan  perhiasan mereka kecuali kepada suami mereka, ayah mereka, ayah suami  mereka……”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span id="more-41"&gt;&lt;/span&gt;Firman Alloh ta’ala dalam  surat Al Ahzab ayat 59:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;“Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu  dan istri orang-orang beriman, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke  seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk  dikenal dan tidak diganggu orang. Alloh Maha Pengampun lagi Maha  Penyayang.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Telah cukup terang bagi kita akan kewajiban bagi  seorang muslimah untuk  menutup semua perhiasan. Tidak  boleh sedikit pun perhiasan tadi ditampakkan di hadapan orang-orang  ajnabi, yang bukan mahramnya, kecuali bagian yang biasa nampak tanpa  mereka sengaja.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pada surat An Nur Alloh ta’ala menjelaskan tentang  hal-hal (maksudnya perhiasan) yang wajib disembunyikan dan yang boleh  ditampakkan oleh kaum wanita di hadapan laki-laki asing, pada ayat yang  lain Alloh memerintahkan kaum wanita agar ketika keluar rumah mereka  menutup pakaian dan khimarnya dengan jilbab, karena dengan itu mereka  akan lebih terutup dan lebih terhomat. (Al Ahzab: 59)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tatkala ayat di atas turun, para wanita anshar pun  bila keluar rumah seakan-akan si atas kepala mereka terdapat  burung-burung gagak karena pakaian (jilbab hitam) yang mereka kenakan.  (hadist riwayat Abu Dawud II:182)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lalu seperti apakah seharusnya seorang muslimah  berpakaian? Cukupkah dengan hanya berjilbab? Lalu seperti apakah jilbab  yang sesuai tuntunan syari’at?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jilbab adalah kain yang dikenakan kaum wanita untuk  menutup tubuhnya di atas pakaian yang dia kenakan. Definisi ini adalah  menurut pendapat yang paling benar (penjelasan jilbab oleh Al Hafizh  Ibnu Hajar, kitab Fathu Al-Bari I:336). Pada hadist lain disebutkan,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: #ffd966;"&gt;&lt;i&gt;“Rasulullah sholAllohu ‘alaihi wassalam  memerintahkan kami keluar untuk shalat ‘idul fitr dan ‘idul adha, baik  yang masih gadis yang sedang menginjak dewasa, wanita-wanita yang sedang  haidh maupun wanita-wanita yang dipingit. Adapun wanita-wanita yang  sedang haidh mereka tidak ikut mengerjakan shalat, namun mereka  menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum muslimin. Aku berkata, ‘Wahai  Rasulullah, salah seorang di antara kami ada yang tidak mempunyai  jilbab. ‘Beliau menjawab, ‘Hendaklah saudarinya meminjamkan jilbabnya’”.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dari hadist ini dapat diketahui bahwa jilbab  dituntut untuk dipakai ketika wanita keluar rumah. Jadi seorang wanita  tidak boleh keluar rumah kalau tidak memakai jilbab. Dan yang namanya  jilbab ialah pakaian yang menutupi mulai dari ujung rambut hingga  telapak kaki. Seorang muslimah tidaklah halal dilihat oleh laki-laki  yang bukan mahromnya, kecuali bila dia mengenakan khimar, disamping juga  jilbab, hingga terutup rapat kepala dan lehernya. Khimar, yang dimaksud  disini adalah tutup kepala, Syaikh Albani telah memeriksa pendapat para  ulama salaf maupun khalaf mengenai definisi khimar, beliau mencatat  lebih dari dua puluh nama ulama, yang mereka adalah para imam dan  hafizh. Diantara mereka ada Abul Walid Al-Baji (wafat 474 H) yang  memberikan tambahan keterangan mengenai khimar ini, semoga Alloh  membalas dia dengan kebaikan, dengan perkataannya: &lt;i&gt;“Tidak ada yang  nampak darinya, kecuali lingkaran wajahnya.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Namun justru saat ini, pemakaian sekaligus antara  khimar dan jilbab ini sering dilalaikan oleh kebanyakan kaum wanita  ketika mereka keluar rumah. Kenyataan yang ada mereka hanya memakai  jilbab saja, atau hanya memakai khimar saja; bahkan, terkadang tidak  memenuhi kriteria kedua-duanya. Terlebih lagi masih kita dapati, para  wanita memakai kerudung tetapi masih terbuka bagian tubuh yang  diharamkan oleh Alloh untuk mereka tampakkan, seperti rambut, kepala  bagian depan dan leher. Yang mereka kenakan yaitu jilbab yang mereka  sebut jilbab gaul atau jilbab cantik, yaitu penutup kepala yang banyak  tertempel berbagai hiasan hingga menarik perhatian, dengan desain yang  mengikuti mode paling kini katanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Padahal Alloh ta’ala telah menjelaskan hikmah dari  perintah mengulurkan jilbab ini dengan firmanNya:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;“Hal itu adalah agar mereka lebih mudah untuk  dikenali dan tidak diganggu.”&lt;/i&gt; (QS. Al Ahzab:59)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Yaitu, bahwa bila seorang wanita itu memakai  jilbab, bisa dimengerti bahwa dia adalah seorang wanita yang bersih,  menjaga diri dan berperilaku baik. Sehingga orang-orang fasik tidak  berani menggodanya dengan perkataan-perkataan yang kurang  sopan. Berbeda halnya kalau dia keluar dengan membuka auratnya.  Tentu dalam keadaan semacam itu dia akan menjadi incaran dan sasaran  orang-orang fasik, sebagaimana yang kita saksikan dimana-mana. Sehingga  kita sulit membedakan antara wanita muslimah dengan wanita-wanita kafir.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Demikian, adalah wajib bagi seluruh kaum wanita,  baik yang merdeka, maupun yang budak untuk menutupkan jilbab ke seluruh  tubuhnya ketika mereka keluar rumah. Maka wahai saudariku, kenakanlah  jilbab sebagai bentuk keta’atanmu kepada Alloh dan RasulNya. Sungguh,  perintah Alloh ta’ala akan memuliakanmu, menghindarkan dirimu dari  kerusakan, menahanmu dari maksiat, melindungimu agar tidak tergelincir  kepada kehinaan. &lt;i&gt;Allohu’alam&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Disarikan dari Kitab Terjemahan, Jilbab  Mar’ah Muslimah (Jilbab Wanita Muslimah), Penulis; Muhammad Nashiruddin  Al Albani, Penerbit; Al Maktabah Al Islamiyah.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;—Tambahan dari Muslimah.or.id—&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Definisi Jilbab &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Secara bahasa, dalam kamus al Mu’jam al Wasith  1/128, disebutkan bahwa jilbab memiliki beberapa makna, yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Qomish &lt;/b&gt;(sejenis jubah).&lt;br /&gt;Kain yang menutupi seluruh badan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Khimar &lt;/b&gt;(kerudung).&lt;br /&gt;Pakaian atasan seperti milhafah (selimut).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semisal selimut (baca: kerudung) yang dipakai  seorang wanita untuk menutupi tubuhnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Adapun secara istilah, berikut ini perkataan para  ulama’ tentang hal ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Ibnu Hazm&lt;/b&gt; &lt;i&gt;rahimahulloh &lt;/i&gt;mengatakan,  “&lt;i&gt;Jilbab menurut bahasa Arab yang disebutkan oleh Rasulullah  shallAllohu ‘alaihi wa sallam adalah pakaian yang menutupi seluruh  badan, bukan hanya sebagiannya.” Sedangkan Ibnu Katsir mengatakan,  “Jilbab adalah semacam selendang yang dikenakan di atas khimar yang  sekarang ini sama fungsinya seperti izar (kain penutup).&lt;/i&gt;” (Syaikh  Al Bani dalam Jilbab Muslimah).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Syaikh bin Baz&lt;/b&gt; (dari Program  Mausu’ah Fatawa Lajnah wal Imamain) berkata, “&lt;i&gt;Jilbab adalah kain  yang diletakkan di atas kepala dan badan di atas kain (dalaman). Jadi,  jilbab adalah kain yang dipakai perempuan untuk menutupi kepala, wajah  dan seluruh badan. Sedangkan kain untuk menutupi kepala disebut khimar.  Jadi perempuan menutupi dengan jilbab, kepala, wajah dan semua badan di  atas kain (dalaman).” (bin Baz, 289). Beliau juga mengatakan, “Jilbab  adalah rida’ (selendang) yang dipakai di atas khimar (kerudung) seperti  abaya (pakaian wanita Saudi).” (bin Baz, 214). Di tempat yang lain  beliau mengatakan, “Jilbab adalah kain yang diletakkan seorang perempuan  di atas kepala dan badannnya untuk menutupi wajah dan badan, sebagai  pakaian tambahan untuk pakaian yang biasa (dipakai di rumah).” (bin Baz,  746). Beliau juga berkata, “Jilbab adalah semua kain yang dipakai  seorang perempuan untuk menutupi badan. Kain ini dipakai setelah memakai  dar’un (sejenis jubah) dan khimar (kerudung kepala) dengan tujuan  menutupi tempat-tempat perhiasan baik asli (baca: aurat) ataupun buatan  (misal, kalung, anting-anting, dll).&lt;/i&gt;” (bin Baz, 313).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dalam artikel sebelumnya, terdapat pertanyaan apa  beda antara jilbab dengan hijab. &lt;b&gt;Syaikh Al Bani&lt;/b&gt; &lt;i&gt;rahimahulloh  &lt;/i&gt;mengatakan, “S&lt;i&gt;etiap jilbab adalah hijab, tetapi tidak semua  hijab itu jilbab, sebagaimana yang tampak.&lt;/i&gt;” Sehingga memang  terkadang kata hijab dimaksudkan untuk makna jilbab. Adapun makna lain  dari hijab adalah sesuatu yang menutupi atau meghalangi dirinya, baik  berupa tembok, sket ataupun yang lainnya. Inilah yang dimaksud dalam  firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala dalam surat al-Ahzab ayat 53,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: #ffd966;"&gt;&lt;i&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu  memasuki rumah-rumah nabi kecuali bila kamu diberi izin… dan apabila  kamu meminta sesuatu keperluan kepda mereka (para istri Nabi), maka  mintalah dari balik hijab…”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;I&lt;span style="font-size: small;"&gt;nsya Alloh,mari kita ajak keluarga,kerabat,teman,dan semua muslimah untuk memakai jilbab.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sumber:&lt;a href="http://media-ilmu.com/?p=41&amp;amp;cpage=1#comment-677"&gt;Media Ilmu.Com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1866965558882344311-8888190633239657311?l=www.masjalal.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://media-ilmu.com' title='Mari Memakai Jilbab'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masjalal.co.cc/feeds/8888190633239657311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2010/04/indahnya-berbagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/8888190633239657311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/8888190633239657311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2010/04/indahnya-berbagi.html' title='Mari Memakai Jilbab'/><author><name>Abiopick</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11213603474417859444</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1866965558882344311.post-7091986817033332663</id><published>2010-04-01T22:49:00.002+07:00</published><updated>2010-04-03T12:42:02.861+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen islam'/><title type='text'>Aku Hanya Ingin Sholat</title><content type='html'>Salim, nama anak itu. Rumahnya di dekat masjid. Hampir setiap hari ia selalu bermain di halaman masjid yang memang lumayan luas. Sebenarnya umurnya jauh lebih tua dariku, mungkin saat ini sudah menginjak 25 tahun, namun ia tidak tumbuh layaknya pemuda normal. Kelainan mental yang dideritanya sejak bayi membuatnya masih seperti anak kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malangnya, nama Salim sering dipakai ibu-ibu untuk menakuti anak-anaknya yang bandel. Padahal sampai saat ini tak pernah ada seorangpun yang disakitinya. Setiap pagi Salim membantu Jidan, pemuda penjaga masjid, untuk memunguti daun-daun yang gugur di halaman, tak jarang pula ia ikut membuang sampah itu ketempat pembuangan di samping masjid. Seperti dua orang sahabat, Jidan selalu bahagia dibantu olehnya, meski tak banyak yang bisa ia kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika selesai dengan tugas mereka, Jidan menghidangkan teh panas dan beberapa gorengan untuk sarapan mereka berdua. Tak ada kata malu, jijik atau apalah dalam hati Jidan ketika sarapan bersamanya. Dengan tulus Jidan menyayanginya, tanpa melihat keadaan fisik Salim. "Dia makhluk Allah, Wi. Dan bukan keinginannya untuk berada dalam kondisi itu." katanya suatu hari ketika kutanya tentang sikapnya yang agak "berbeda" dengan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat hari beranjak siang, Jidan bersiap-siap ke kampus, sementara Salim telah pulang karena dipanggil ibunya untuk mandi. Selesai mandi, ia pun kembali datang ke masjid, mendapati Jidan tidak ada, tampak kecewa dari raut wajahnya. Dan dia pun kembali bermain dengan kesunyiannya di teras masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakalanya dia diusir oleh jamaah, mereka tak ingin masjid kotor, karena Salim tidak menggunakan sandal. Jika itu terjadi, Jidan pun memanggilnya agar ia masuk lewat belakang saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku heran, mengapa orang harus mengusir Salim dari teras masjid ini, toh dia hanya duduk di situ, tidak menginjakkan kakinya ke masjid." katanya suatu hari padaku usai seseorang mengusir Salim. &lt;br /&gt;"Jidan, mereka takut Salim masuk dengan kaki yang kotor." kataku. &lt;br /&gt;"Wi, ini rumah Allah, setiap manusia berhak untuk memasukinya, tak peduli apakah itu kita atau Salim, masjid ini takkan pernah kotor dihadapan Allah, karena dimasuki oleh orang yang membersihkannya, tapi justru kan terkotori dengan sikap kita yang mencemooh makhluk ciptaanNya, lagi pula kita tak pernah tau, apakah kita lebih baik dihadapan Allah ketimbang Salim 'kan??? Mungkin kita malah jauh lebih hina." katanya padaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku rasa dia benar, mungkin dalam sebulan aku hanya sekali memunguti sampah-sampah di halaman masjid ini, ketika ada kerja bakti remaja masjid, tapi Salim....... Ya Allah maafkanlah aku yang tak pernah menghargainya, maafkan aku Salim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bunda, Wia pergi dulu ya!!!" kataku seraya mencium tangan bunda. &lt;br /&gt;"Mau kemana, Wi?" tanya bunda. &lt;br /&gt;"Wia mau ke masjid, ada beberapa ketikan yang belum Wia selesaikan untuk Buletin Ummat." jawabku. &lt;br /&gt;"Tapi pulangnya jangan terlalu malam ya, Wi." sahut bunda. &lt;br /&gt;"Iya bunda, lagipula kan ada mas Raffi, nanti kita pulang bareng deh." kataku mengingatkan bunda kalau disana juga ada kakakku. &lt;br /&gt;"Iya, tapi bilang juga sama mas mu, pulangnya jangan malam-malam, besokkan masih harus kuliah." timpal bunda. &lt;br /&gt;"Iya, bunda sayang, udah ya bunda, assalamu'alaikum." ucapku sambil ke luar rumah menuju mesjid. &lt;br /&gt;"Wa'alaikumussalam." jawab bunda pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Uh, bahannya masih kurang akurat, nih." kataku seraya menyodorkan beberapa kertas ulasan berita pada Fatimah. &lt;br /&gt;"Apanya yang kurang akurat dek?" mas Raffi mulai sebel padaku, yang dari tadi sewot dengan berita-berita yang ia sodorkan. &lt;br /&gt;"Iya dong, masa' jumlah korban, dan kerugian yang diakibatkan penyerangan sepihak AS terhadap Fallujah nggak ada." protesku.&lt;br /&gt;"Ya ampun dek, namanya juga nyari berita di internet, iya gitulah keadaannya......". kakakku balas menjawab. &lt;br /&gt;"Iya Wi, apalagi media penyiaran 'kan didominasi sama AS dan Yahudi, nggak bisa lagi, nyari yang bener-bener akurat, sekarang hanya gimana kita bisa menginformasikan apa yang terjadi di Fallujah kepada jamaah di sini." timpal Jidan. "Iya deh, kalau emang gitu." kataku menyerah, Fatimah dan beberapa teman redaktur lainnya hanya tersenyum melihatku yang masih agak sewot. Akhwat yang satu ini emang terkenal tenang, nggak seperti aku yang suka nyerocos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yup, akhirnya selesai juga, tinggal diterbitkan dan semuanya beres." ujarku. Mas Raffi, Jidan dan Fatimah senyum-senyum melihat tingkahku. &lt;br /&gt;"Dasar!!! paling cepet marahnya, eh paling cepet juga senengnya." ujar mas Raffi seraya memencet hidungku. &lt;br /&gt;"Biarin." jawabku sekenanya. &lt;br /&gt;"Udah yuk, kita pulang sekarang." ajak Fatimah. &lt;br /&gt;"Iya, besok Wia ada ulangan, yuk mas." kutarik tangan mas Raffi keluar dari sekretariat remaja masjid. Kami bersama-sama berjalan di teras masjid yang beberapa lampunya telah dipadamkan oleh Jidan, ia pun ikut mengantar kami pulang sampai ke pintu depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh, tumben ya! Udah malam begini masih ada yang shalat." ujar Yesi sambil menunjuk ke dalam masjid. &lt;br /&gt;"Mana, Yes?" ucapku. &lt;br /&gt;"Eh iya." sambung mas Raffi. Dalam keremangan cahaya kulihat sosok gempal sedang berdiri tegak dengan tangan yang dilipat kedepan. Tapi Yesi benar, tumben ada orang yang masih shalat malam-malam begini, kulirik jam tangan ku, 09.50 malam. Penasaran kami memperhatikannya, apalagi gerakan shalatnya terlihat aneh dimataku, dan...???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ow ow... semua terperangah, hanya Jidan yang tersenyum tipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah... Itu kan Salim. Semua terpesona melihatnya. Ada getaran aneh yang memasuki relung hati kami. Terlintas betapa egoisnya kami yang selama ini menganggap ibadah dan Islam hanya milik orang yang sehat jasmani dan rohani. Malam ini telah Allah tunjukkan bahwa Salim juga salah satu pemegang panji perjuangan Islam, paling tidak dia salah seorang yang telah menegakkan tiang agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa dia pun selesai dan kaget mendapati kami sedang memperhatikannya. Dia tersenyum, mulai menggerakkan bibir dan tangannya, menunjuk ke arah tempat wudhu, entah apa artinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katanya, kakiku tidak kotor, aku sudah mecucinya dan berwudhu, aku hanya ingin shalat." ujar Jidan menterjemahkan. Dia mengangguk dan tersenyum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, kamu boleh shalat kok, kapan aja." ujar Chika menahan haru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah... Aku menangis, terasa sesak dadaku mengingat keegoisanku dan semua orang padanya. Bukankah dia hanya ingin shalat??? Dan bukankah dia juga bagian dari kita disini??? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Salim, teruslah shalat, dan teruslah tegakkan tiang agama ini, karena orang yang normal belum tentu melakukannya. Benar kata Jidan, kita belum tentu lebih baik darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu kami semua pulang dengan berjuta perasaan, ada haru, ada malu, dan pasti ada rasa syukur, karena Allah memberikan kami Salim yang senantiasa dapat memotivasi kami untuk lebih baik dihadapan sang Khalik. Alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk saudara yang telah mengajarkanku betapa aku harus bersyukur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1866965558882344311-7091986817033332663?l=www.masjalal.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masjalal.co.cc/feeds/7091986817033332663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2010/04/aku-hanya-ingin-sholat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/7091986817033332663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/7091986817033332663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2010/04/aku-hanya-ingin-sholat.html' title='Aku Hanya Ingin Sholat'/><author><name>Abiopick</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11213603474417859444</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1866965558882344311.post-3143270938699371804</id><published>2009-07-07T15:24:00.009+07:00</published><updated>2009-07-14T19:42:44.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ghuluw'/><title type='text'>GHULUW</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vHv8KDYIETI/SlMWXpFEjrI/AAAAAAAAADw/uT0hKRJpGsE/s1600-h/Mas+koki+fish.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355648977293577906" src="http://4.bp.blogspot.com/_vHv8KDYIETI/SlMWXpFEjrI/AAAAAAAAADw/uT0hKRJpGsE/s200/Mas+koki+fish.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 144px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 176px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rumahislam.com/aqidah/36-ghuluw/56-hukum-ghuluw.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ghuluw&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; adalah sikap berlebih lebihan dalam beragama yang merupakan penyakit yang sangat berbahaya dalam sejarah agama-agama&lt;span style="color: #cc0000;"&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;samaw&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;i&lt;/span&gt;.Dengan sebab &lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;ghuluw&lt;/span&gt; zaman yang penuh dengan tauhid berubah menjadi zaman yang penuh dengan kesyirikan.Zaman yang penuh dipenuhi dengan tauhid berlangsung dari zaman Nabi Adam hingga 10 generasi,hingga diutusnya Nabi Nuh as sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.(jamiul bayan juz 2 hal 194). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tersebar kesyirikan maka Alloh mengutus nabi Nuh agar meluruskan jalan hidup manusia.Karena kesyirikan itu sangat berbahaya yang membuat rontok,hapus,sia-sia amalnya9Azzumar ayat 65).Diharamkan masuk&lt;span style="color: #009900;"&gt; syurga &lt;/span&gt;dan kekal dalam &lt;span style="color: red;"&gt;neraka&lt;/span&gt;(Al-Maidah 72).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GHULUW KEPADA ORANG SHOLIH&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Alloh swt telah mengisahkan kaum nabi Nuh as yang&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; ghuluw&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;(berlebihan) dalam memperlakukan orang-orang sholih.Dari pengagungan hingga penyembahan kepada orang-orang sholeh yang telah mati yang merka gambarkan wajah mereka dan di gantung di majelis-majelis mereka hingga mereka membuat dalam bentuk patung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;/span&gt;.Ketika nabi Nuh mengingkari perbuatan mereka serta mengajak mereka menyembah kepada Alloh semata,maka tokoh-tokoh mereka memusuhi dan menentang dengan tetap memprovokasi kaumnya dengan mengatakan,"&lt;em&gt;jangan kalian meninggalkan tuhan-tuhan kalian dan jangan kalian meninggalkan penyembahan terhadap wadd,suwa',yaquts,ya'uq dan nash"(Qs.Nuh 23).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dalam shahih Bukhori disebutkan bahwa Ibnu Abbas mengatakan tentang ayat tersebut&lt;em&gt;"Mereka adalah nama-nama orang sholih kaum nabi Nuh,lalu setelah wafat syaiton membisikkan untuk mengenang jasa dan kebaikan mereka ,maka mereka memasang gambar dan patung orang-orang sholih itu dimajelis-majelis mereka.Namun saat itu belum disembah,setelah beberapa generasi dan hilang ilmu-ilmu tauhid mereka menyembahnya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Jarir berkata,"&lt;em&gt;Ibnu Khumaid berkata kepadaku,Mahran berkata kepadaku dari Sufyan dari Musa bin Muhammad bin Qais berkata,"Yaghuts,Ya'uq,Suwa' dan Nashr adalah orang sholih yang hidup pada zaman nabi Adam dan nabi Nuh mereka mempunyai pengikut(santri) yang setia dan ketika mereka meninggal dunia berkatalah sebagian pengikutnya kepada yang lainya,"kalau kita menggambar wajah-wajah mereka niscaya kita akan lebih khusyu' dalam beribadah".Maka akhirnya merekapun menggambarnya.Ketika mereka meninggal dunia datanglah generasi berikutnya lalu iblis membisikkan,"sesungguhnya bapak-bapakmu telah menyembah mereka,meminta hujan dengan perantaraan(wasilah) mereka.Maka akhirnya merekapun menyembah mereka.(Shohih Bukhori,tafsir surat Nuh&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;Lihatlah sebagian thoriqoh sufiyah yang mengajarkan pengikutnya agar membayangkan mursyidnya dalam berdoa agar lebih khusyu'.Dan untuk lebih mudah membayangkan maka mereka menggantungkan foto-foto mursyidnya.Alangkah serupa malam ini dengan malam kemarin.&lt;br /&gt;Ibnu Qoyyim berkata&lt;em&gt;,"Syaiton senantiasa membisikkan mereka para penyembah kuburan bahwa membuat bangunan diatas kubur,serta beri'tikaf diatasnya adalah wujud kecintaan dan penghormatan kepada nabi dan orang-orang sholih dan berdoa dikuburnya adalah mustajab.Kemudian meningkat lagi hingga berdoa dan bersumpah kepada Alloh swt dengan menyebut nama orang-orang sholih tersebut .Padahal nama Alloh lebih layak untuk disebut ketika berdoa.Alloh berfirman,"Alloh memiliki asmaul husna maka berdoalah dengannya".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Timbullah pertanyaan dibenak kita,apa tujuan kaum nabi Nuh menggambar wajah orang-orang sholih tersebut? Al-Imam Al-Qurtubi mengatakan&lt;em&gt;,"sesungguhnya mereka menggambar orang-orang sholih tersebut agar mereka bisa mengenang,dan meniru kebaikan-kebaikan mereka dengan lebih bersemangat .Maka mereka beribadah disekitar kubur-kubur orang sholih.(Fathul Majid).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Maka lihatlah bagaimana syaiton menggiring kepada kesyirikan selangkah demi selangkah hingga terjebak kepada kesyirikan tanpa disadari.Ketika orang sholih itu meninggal dunia maka akan muncul orang yang akan membawakan cerita-cerita dusta tentang kesholihan ,kehebatan dan karomah orang tersebut.&lt;br /&gt;Maka manusia akhirnya mengagungkannya dan berusaha mencari kuburnya dengan maksud ngalab berkah,hingga kunjungan kekubur tersebut dijadikan rutinitas dan dinamai wisata dakwah.Kemudian cerita itu makin berkembang dari mulut ke mulut dengan penambahan sebanyak orang yang menceritakannya dan akhirnya jadilah kisah itu suatu legenda yang turun temurun.&lt;br /&gt;Yang lebih parah lagi yang mereka agungkan bukan orang-orang sholih,tapi orang-orang fasik dan jahat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1866965558882344311-3143270938699371804?l=www.masjalal.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masjalal.co.cc/feeds/3143270938699371804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2009/07/ghuluw.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/3143270938699371804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/3143270938699371804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2009/07/ghuluw.html' title='GHULUW'/><author><name>Abiopick</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11213603474417859444</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vHv8KDYIETI/SlMWXpFEjrI/AAAAAAAAADw/uT0hKRJpGsE/s72-c/Mas+koki+fish.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1866965558882344311.post-281711701966124146</id><published>2009-07-02T02:13:00.010+07:00</published><updated>2009-07-07T17:04:01.176+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tarjim'/><title type='text'>BAHAYA RIYA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vHv8KDYIETI/Sk7cefXb6OI/AAAAAAAAADY/e5VefZMCwik/s1600-h/Abi+Opick.jpg"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 172px; height: 163px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vHv8KDYIETI/Sk7cefXb6OI/AAAAAAAAADY/e5VefZMCwik/s320/Abi+Opick.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354459423364081890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Rosululloh SAW &lt;/span&gt;bersabda kepada para sahabat,&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sesuatu yang paling aku khawatirkan menimpa kamu sekalian adalah syirik paling kecil."Maka beliau ditanya oleh sahabat tentang itu.Beliau bersabda,"Syirik kecil itu adalah riya'."(HR Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Riya' berasal dari akar kata raa-a yuraa-i yang maknanya adalah melakukan suatu amalan tidak untuk mencari ridho Alloh,melainkan untuk mencari pujian dari orang lain .Riya' bukanlah suatu penyakit dzhohir yang bisa dideteksi oleh ilmu kedokteran,melainkan suatu penyakit hati yang sangat samar dan tak kasat mata.&lt;br /&gt;Namun dampak penyakit riya' lebih berbahaya dari pada penyakit yang kasat mata,bahkan syirik kecil ini bisa menjadi syirik besar apabila belakunya tidak berusaha untuk bertobat kepada Alloh SWT.&lt;br /&gt; Riya' merupakan akhlak yang tercela dan termasuk sifat orang munafik.Alloh SWT berfirman"..&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan apabila mereka berdiri untuk sholat,mereka berdiri dengan malas.Mereka bermaksud riya' (dengan sholat) dihadapan manusia.Dan tidaklah mereka mengingat Alloh kecuali sedikit sekali."(QS An-Nisa'[4]:142).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Menurut Imam Al-Ghozali,orang yang memiliki penyaki riya' dapat dideteksi dengan tanda-tanda sebagai berikut:&lt;br /&gt; -Malas beramal bila ia sendirian dan sungguh-sungguh bila dilihat orang.&lt;br /&gt; -Dia akan menambah amalanya bila dipuji,dan akan malas beramal bila dicaci.&lt;br /&gt; Dalam Al-Qur'an,Alloh SWT berkali- kali mengingatkan kita untuk tidak riya'."Hai orang -orang yang beriman,janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan sipenerima),seperti orang-orang yang menafkahkan hartanya karena riya' kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Alloh dan hari kemudian.&lt;br /&gt;Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang diatasnya ada tanah,kemudian batu itu ditimpa hujan lebat,lalu jadilah ia bersih (tidak bertanah).Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan,dan Alloh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang0 yang kafir."(QS Al-Baqoroh[2]:246).Ada beberapa langkah yang dapat ditempuh untuk mencegah riya'.Pertama,memurnikan nia beribadah hanya karena Alloh SWT.Kedua,menyakini dengan sebenarnya bahwa diri ini hanyalah seorang hamba.Seorang hamba tidak berhak meminta konpensasi dalam pengabdian kepada Tuhannya,apalagi mengharap pujian dari sesama manusia.&lt;br /&gt;Ketiga,memperbanyak ibadah infirodhi,yaitu apabila ada kekhawatiran jika amal yang dilakukan akan diketahui oleh orang lain dan dapat mengarah kepada riya'.&lt;br /&gt; Keempat,banyak memohon kepada Alloh agar terhindar dari penyakit riya'&lt;br /&gt;Semoga kita semua terhindar dari&lt;div style=""&gt; penyakit riya'&lt;/div&gt; dan bersegera bertobat untuk mendapat keridhoan ALLOH SWT,DAN SYURGA-NYA.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1866965558882344311-281711701966124146?l=www.masjalal.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ariesaja.wordpres.com/' title='BAHAYA RIYA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masjalal.co.cc/feeds/281711701966124146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2009/07/suatu-hari-rosululloh-saw-bersabda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/281711701966124146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/281711701966124146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2009/07/suatu-hari-rosululloh-saw-bersabda.html' title='BAHAYA RIYA'/><author><name>Abiopick</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11213603474417859444</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vHv8KDYIETI/Sk7cefXb6OI/AAAAAAAAADY/e5VefZMCwik/s72-c/Abi+Opick.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1866965558882344311.post-521032762585534466</id><published>2009-06-27T15:03:00.009+07:00</published><updated>2009-07-10T20:51:29.816+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah watabligh'/><title type='text'>Tiga hari dijalan ALLOH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vHv8KDYIETI/Sk7cxLP1dSI/AAAAAAAAADg/aAPK2sOMd9g/s1600-h/ALLAH+.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 235px; height: 193px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vHv8KDYIETI/Sk7cxLP1dSI/AAAAAAAAADg/aAPK2sOMd9g/s320/ALLAH+.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354459744381007138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sepenggal kisah perjalanan hamba Alloh yg ingin menggapai ridho-Nya dengan mengorbankan masa, tenaga dan hartanya.&lt;br /&gt;Berawal dari sebuah kerisauan atas dirinya karena merasa begitu banyak perintah Alloh yg telah ia tinggalkan dan semua larangan Alloh langgar.Berkubang dlm lumpur dosa itulah hari-harinya tanpa menyadari mentari yang semakin beranjak senja.Sesal,itulah sekarang yg slalu menghantui dibenaknya tetapi ia tidak tau apa yg harus ia perbuat.Singkat cerita hidayah itupun datang dari dzat yang maha tau keluh kesah hambanya.&lt;br /&gt;Seorang dai Alloh kirim untuk menjawab kerisauan yg slama ini menghantuinya.pengertian demi pengertian mengenai kewajiban kita sbgai hamba dan hak yg harus kita tunaikan untuk Alloh dai itu sampaikan sambil dia mengajak untuk meluangkan waktu keluar dijalan Alloh.&lt;br /&gt;Akhirnya dengan sedikit paksaan ia berangkat untuk pertama kalinya keluar selama &lt;a href="www.usahadawah.wordpress.com/2009/01/10/apakah-khuruj-3-hari40-hari-dan-4-bulan-itu-bidah-bag2/"&gt;3 hari&lt;/a&gt;.AllohuAkbar,setelah ia keluar banyak sekali perubahan yang ia dapatkan.&lt;br /&gt;dulu sebelum ia keluar ia paling malas pergi kemasjid,alhamdulillah setelah ia keluar ia jadi rajin kemasjid untuk sholat ber jamaah dan melaksanakan amalan lainya.&lt;br /&gt;Ternyata amat dasyat hikmah yang didapat apabila kita mau mengorbankan sebagian basa,harta dan tenaga kita untuk Alloh,Alloh akan membalasnya dengan keridhoannya&lt;br /&gt;yang menjadikan hidup kita lebih tenang.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIA,SALAH SATU ORANG YANG PERNAH MERASAKAN DASYATNYA KELUAR DIJALAN ALLOH.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KAPANKAH ANDA MENGIKUTI JEJAKNYA,MARI BERGABUNG DENGAN USAHA DAKWAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;em&gt;Jadikan hari ini lebih baik dari pada hari kemarin,karena sesungguhnya Alloh tidak akan merubah nasib seseorang apabila orang itu tidak mau merubahnya sendiri.&lt;&lt;/em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1866965558882344311-521032762585534466?l=www.masjalal.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.masjalal.co.cc/feeds/521032762585534466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2009/06/tipa-hari-dijalan-alloh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/521032762585534466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1866965558882344311/posts/default/521032762585534466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.masjalal.co.cc/2009/06/tipa-hari-dijalan-alloh.html' title='Tiga hari dijalan ALLOH'/><author><name>Abiopick</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11213603474417859444</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vHv8KDYIETI/Sk7cxLP1dSI/AAAAAAAAADg/aAPK2sOMd9g/s72-c/ALLAH+.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
